Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 15 April 2009

Download source code visual basic program perpustakaan oleh Yulia Rahman


Wah.... sudah lama sekali semenjak posting saya yang terakhir yah?, belakangan ini banyak kesibukan yang tidak bisa dihindari, cobaan dan ujian sebagai tanda kita manusia yang hidup yang lepas dari masalah dan tidak lupa juga gangguan mendadak dari Dungeon Siege II, dan Stronghold, serta GTA IV yang tidak jalan, serta erornya svchost karena kido aka conflicter walah...walah.... By theway anyway busway, salah satu request source code yang paling banyak adalah tentang perpustakaan.

Berikut ini adalah source code program perpustakaan yang dibuat oleh saudari Yulia Rahman yang merupakan lulusan Program D.III. Manajemen Informatika STAIN Batusangkar yang bekerja sebagai PNS pada BKD Kabupaten Tanah Datar. Bagi yang tertarik untuk membahas program ini disilahkan menghubungi Yulia di yuliarahman24@gmail.com .

Sebagaimana layaknya program perpustakaan, maka program yang dibuat menyediakan fitur untuk menambah anggota, menambah buku, peminjaman dan pengembalian buku serta penghitungan denda. Kenapa perpustakaan menjadi kasus yang menarik?, biasanya yang menjadi masalah dalam otomasi pustaka adalah penghitungan tanggal kembali buku, karena prosesnya agak berbeda dengan proses aritmatik biasa, yang dilakukan disini adalah pengurangan tanggal. Untuk bisa menentukan apakah anggota yang meminjam dikenai denda atau tidak.

Yang menjadi masalah satu lagi adalah mengenai eksemplar buku, buku yang memiliki judul yang sama namun memiliki jumlah eksemplar yang lebih dari satu. Bagaimana cara kita menghitung jumlah bukunya?, apakah satu buku berarti satu kode, dengan banyak judul. atau satu kode adalah satu judul buku dengan banyak eksemplar?, kedua pilihan tersebut tendu saja memiliki keuntungan dan kekurangan masing masing.

Untuk satu buku dengan satu kode, berarti jumlah kode buku kita adalah sebanyak eksemplar buku diperpustakaan, bukan sebanyak judul buku, kalau kode mewakili buku dengan eksemplar yang sama, sudah pasti kita tidak bisa melacak buku mana sebenarnya yang sedang dipinjam, dan permasalahan lainnya. Langsung saja, bagi yang ingin mempelajarinya silahkan download source codenya di Download source code Pustaka, selamat belajar...

Senin, 23 Februari 2009

Download source code visual basic laporan crystal report per tanggal awal dan tanggal akhir


Dengan tanpa segan-segan mas aif telah berapa kali meminta source code yang ini di request-program , jadi malu ndiri, buka fasilitas, eh malah tidak bisa menjawabnya :P. Pas bangun pagi langsung dibuatin sebuah contoh sederhana bagaimana membuat laporan dengan fasilitas tanggal awal dan tanggal akhir, beserta kopi+lucky strike+roti kepang.

Pada contoh terdapat database dengan nama database.mdb (kerenkan?), dalam database tersebut ada sebuah tabel keluar dengan jumlah field yang cukup banyak. Tapi kita tetap saja konsentrasi pada salah satu field yakni field tglkeluar. Kalau tanggal keluarnya muncul sesuai dengan parameter yang ada pada visual basic berartip programnya udah benar, pada tabel keluar tersebut ada 3 buah record tanggal 1-7-2002, 7-8-2002 dan 21-6-2002.

Pada visual basicnya saya tambahkan 2 buah dtPicker, tgl1 dan tgl2. tambah 1 buah command button yang digunakan untuk memanggil crystal report melalui prosedur command1_click, inti tanggal awal dan tanggal akhir sebenarnya pada replace selection formula. yakni pada perintah : rpt1.ReplaceSelectionFormula "{keluar.tglkeluar}>=date(" & Year(tgl1) & "," & Month(tgl1) & "," & Day(tgl1) & ") and {keluar.tglkeluar}<=date(" & Year(tgl2) & "," & Month(tgl2) & "," & Day(tgl2) & ")".Perintah ini sebenarnya akan memfilter tabel keluar berdasarkan parameter yang ada pada tgl1 dan tgl2, pengen mencoba?, silahkan download di mari tanggal awal dan tanggal akhir crystal report

Minggu, 22 Februari 2009

Download Source code visual basic Mengirimkan fungsi terbilang ke Crystal Report 7


www.novapdf.comAda beberapa request dari teman-teman bagaimana mengirimkan isi fungsi terbilang dari Visual Basic ke crystal report. Hal ini sebenarnya bisa disiasati dengan mencari angka yang akan diterjemahkan kedalam terbilang, misalnya "1" menjadi "satu", atau "12000" menjadi "dua belas ribu" didalam perintah visual basic. Terakhir, setelah selesai baru kita kirimkan melalui formula yang ada dalam Crystal Report. Terbayang? ,ndak ya?, kalau ndak silahkan download saja di Source code visual basic mengirim fungsi terbilang ke crystal report, selamat belajar...

Rabu, 11 Februari 2009

FAQ Source Code Visual Basic


Terima kasih buat koreksian dari mas Nyoman, yang telah susah payah memeriksa erorr program yang didapat dari http://maniavb.blogspot.com dan mengirimkan screen shotnya kepada saya, berikut ini merupakan penjelasan dari beberapa eror dari source-source code yang telah saya upload, kalau kebetulan anda menghadapi masalah yang sama mungkin untuk sementara bisa mengatasi masalah tersebut dengan membaca posting ini.

  1. Program expert system


image001.jpg


Wah, kalau yang ini rasanya kita perlu frmdiagnosa.log nya mas, tapi kalau yang biasa sih, karena perbedaan setting regional di computer saya dan mas. Visual basic akan membuat sebuah file .log, jika dia tidak berhasil membuka form yang dimaksud. Ada beberapa penyebab, diantaranya: file control (.ocx)yang digunakan tidak terdaftar di komputer yang baru, untuk bisa menggunakan kita harus mendaftarkannya kedalam registri. Caranya, klik project => component => browse dan kemudian pilih file ocx yang dimaksud.

Penyebab yang kedua kemungkinan seperti telah dijelaskan sebalumnya bahwa ada perbedaan setting regional komputer, maksudnya adalah. Misalkan saja komputer saya menggunakan setting regional English, tentu saja koma dalam bahasa inggris berupa tanda "." , ini berlaku kebalikan dengan yang setting regionalnya di Indonesia. Ini juga mempengaruhi setting penanggalan, MM/dd/yyyy di English, dan dd/MM/yyyy di regional setting indonesia. Biasanya setelah di save as dengan nama file yang sama (di replace) pesan ini tidak akan muncul lagi.

2. Program apotik


image002.jpg

Karena programnya dibuat untuk dijalankan di C:\Apotik , maka sebaiknya mas membuat folder Apotik di C terlebih dahulu, baru kemudian copy source codenya disana. Dan baru dijalankan disana (program ini memang tidak diset untuk mobile).


image004.jpg

Ini kasusnya sama dengan kasus yang nomor 1


image005.jpg

User defined type not defined biasanya karena kita berpindah komputer lagi, kemungkinan besar Project => Reference => Microsoft DAO 3.6 Object Library nya belum diaktifkan, silahkan diaktifkan terlebih dahulu dengan cara mencontrengnya.

Silahkan merasa bebas untuk mengirimkan pesan eror di komputer anda, mudah2an bisa saya bantu, Terima kasih sekali lagi untuk Mas Nyoman.

Minggu, 08 Februari 2009

Mengelompokkan dan menjumlahkan data angka di Crystal Report





Gambar 1. Field yang berulang

Pada gambar 1, bisa kita lihat field-field Nama Potongan ada yang mempunyai nama yang sama, seperti BAJU, DONATOR ORKES, DONATOR RA, dan lain sebagainya. DalamPembuatan laporan, tentu saja ini bisa menjadi laporan yang lucu, karena kok bisa nama field yang sama muncul 2 kali dengan nilai yang berbeda pula. Kasus ini biasanya kita buat pengelompokan, dan kita totalkan berdasarkan kelompok, untuk BAJU berapa totalnya, begitu juga untuk DONATUR ORKES dan seterusnya dan seterusnya.

Untuk mengelompokkan data kita bisa menggunakan GROUP, caranya dengan mengunakan menu Insert => Group sehingga akan memunculkan window seperti dibawah ini:




Gambar 2. Insert group

Langkah selanjutnya adalah memilih field mana yang akan dikelompokkan, dan jenis pengurutannya, pada gambar terlihat bahwa field dikelompokkan pada nmpot, dengan pengurutan ascending (dari atas ke bawah). Setelah kita mengklik OK, maka crystal report akan menambahkan 2 buah section Group Header #1, dan Group Footer #1. Jika kita tambahkan group lagi, maka dia akan menjadi Group Header #2 dan seterusnya. Group header akan mengelompokkan field-field dengan nmpot yang sama yang diurutkan secara ascending. Group header menunjukkan terjadi perubahan field, yang diakhiri dengan Group footer.

Langkah selanjutnya kita harus menjumlahkan field nilaipot(Jumlah Potongan) per masing-masing nmpot (Nama Potongan), dengan cara mengklik kanan pada field nilaipot(Jumlah Potongan) => Insert Subtotal => pilih Group #1 => Ok, sekarang tampilan laporan sudah membuat kelompok dari Nama Potongan dan mentotalkan jumlah setiap nama potongan tersebut, perhatikan gambar dibawah ini:




Gambar 3. Jumlah Potongan yang telah di group kan

Langkah selanjutnya adalah memindahkan nama field Group #1 Name (yang sebenarnya adalah field nmpot ke Group Footer, dan kemudian menyembunyikan section Detil, dan Group Header #1. Caranya kita harus kembali ke modus design di crystal report, perhatikan gambar 4.




Gambar 4. Modus Design

Drag Group # 1 Name ke bagian Group Footer #1 Sehingga Hasilnya seperti gambar 5.




Gambar 5. Drag Group #1 Name

Langkah berikut adalah Klik kanan masing-masing pada Section Group Header #1, dan Details, kemudian pilih Suppress (No Drill-Down) seperti Gambar 6. Langkah ini berguna untuk menyembunyikan kedua section ini, sehingga satu-satunya section yang akan dimunculkan adalah Section Group Footer #1.




Gambar 6. Suppress (No Drill-Down)

Sekarang kita lihat lagi preview dari report, dan kita dapatkan hasilnya, semoga memuaskan toh, silahkan dikembangkan ke kasus-kasus yang lain, selamat belajar... dan ini hasilnya:




Gambar 7. Hasil Kerja keras


Menampilkan atau menyembunyikan field sesuai kriteria tertentu di crystal report





Gambar 1. Menampilin (bhs gaul) atau menyembunyiin field angsuran ke

Walaupun menampilkan laporan merupakan pekerjaan utama dari crystal report. Namun tidak menutup kemungkinan kadang kala kita harus menyembuyikan field sesuai dengan kriteria yang kita butuhkan. Pada gambar 1 bisa kita lihat si pembuat laporan memutuskan untuk menghilangkan angka 0, namun tetap memunculkan angka 1 pada field angsuran ke. Hal ini bisa saja disebabkan oleh banyak faktor, contohnya saja, angsuran ke adalah primary key, yang tidak boleh bernilai Null, sehingga ketika entri data dia harus dimasukkan dengan nilai 0, atau kasus-kasus lainnya.

Untuk mengatur fasilitas ini kita menggunakan fitur Suppress pada field, caranya adalah dengan Mengklik Field yang ingin kita sembunyikan (pada contoh angka 0 atau angka 1, bukan teks angsuran ke, :P), dan mengklik menu Format => Format Field. Sehingga muncullah Jendela seperti dibawah ini:




Gambar 2. Jendela Format Field Tab Number

Pada Gambar 2, terlihat Checkbox Suppress If Zero telah dicentang (atau istilah pilkadanya telah di contreng), ini akan membuat field-field yang bernilai Zero / Nol akan di sembunyikan dan tidak ditampilkan pada laporan. Setelah di klik ok, maka tampilan laporan akan sama dengan tampilan Sesudah pada Gambar 1.

Nah Bagaimana dengan kasus kalau kita ingin menyembunyikan field Angsuran Ke yang bernilai 1?, kita tetap bisa menyembunyikan field tersebut berdasarkan filter dari field lain atau bahkan formula, dengan cara mengklik tombol yang terdapat disebelah suppress if zero tersebut (lihat gambar 3)




Gambar 3. Menyembunyikan tingkat lanjut

Perintah ini akan memunculkan window baru, yakni window Format Formula Editor. Dalam window ini pengaturan bisa kita atur berdasarkan kebutuhan program, contohnya saja, kita menginginkan tidak memunculkan field Angsuran Ke (dalam database contoh nama field nya adalah potke) yang bernilai 1. Perhatikan Gambar 4.




Gambar 4. Menyembunyikan Berdasarkan Kriteria lain

Pada gambar 4 bisa kita lihat, kita menambahkan klausul Field nilaipot (Jumlah) = 500, artinya crystal report akan menyembunyikan field-field Angsuran Ke yang bernilai 0 dan Jumlahnya =500, Well... selamat belajar, hasil yang dimunculkan kira-kira Gambar dibawah ini, coba perhatikan Po




Gambar 5. Hasil

Jumat, 06 Februari 2009

Download source code visual basic Sistem Informasi Apotik dengan Back Order oleh Yoza Heriyanti


ima.dada.netSesuai dengan request dari saudari/a iin, source selanjutnya adalah apotik. Dengan jumlah 13 buah form, yang meliputi entri penjualan, pembelian, entri obat dan lain sebagainya. Program dilengkapi dengan fitur informasi yang ditampilkan pada sebuah dbgrid. Dengan database menggunakan microsoft access, dan laporan dengan menggunakan Seagate Crystal Report 7. Agar program bisa berjalan sempurna aplikasi harus di simpan dan di exe kan di c:\apotik. kalau tidak, sewaktu kita menampilkan informasi, maka akan muncul pesan eror dari ADODCnya.

Dengan koneksi menggunakan ADODC, berarti program ini bisa dikembangkan ke tingkat lebih jauh dengan database tingkat tinggi seperti SQL Server atau Oracle. Salah satu keuntungan program ini adalah dia memiliki sistem Back Order, mungkin sekedar mengingatkan saja. Back Order adalah sebuah sistem untuk mendapatkan informasi barang atau dalam kasus ini obat mana yang harus segera dipesan karena persediaanya sudah menipis.

Source ini milik senior saya Yoza Heriyanti, sukses ya Kak, mudah2an melalui teman-teman belajar source code ini pahalanya disampaikan pada kakak, amiiin..... untuk selanjutnya silahkan di download di Aplikasi apotik.